Indonesia tanah airku Tanah tumpah darahku Disanalah aku berdiri Jadi pandu ibuku Indonesia kebangsaanku Bangsa dan Tanah Airku Marilah kita berseru Indonesia bersatu ..... Hiduplah tanahku Hiduplah negriku Bangsaku Rakyatku semuanya Bangunlah jiwanya Bangunlah badannya Untuk Indonesia Raya ..... Indonesia Raya Merdeka Merdeka Tanahku negriku yang kucinta ..... Indonesia Raya Merdeka Merdeka Hiduplah Indonesia Raya ..... Indonesia Raya Merdeka Merdeka Tanahku negriku yang kucinta ..... Indonesia Raya Merdeka Merdeka Hiduplah Indonesia Raya

Kehidupan di Bebatuan Cadas, Kota Kapur Madagascar

Barisan-barisan puncak batu kapur ini terletak di Madagscar bagian barat. Viewnya mirip blok-blok di kota padat. Disamping keanehan kota batunya, di lokasi ini juga terdapat jenis-jenis hewan yang aneh dan langka.
Bagian-bagian yang tidak tereksplorasi menjadi tempat berlindung bagi spesies-spesies aneh dan langka seperti lemur "sifaka", beberapa jenis reptil, serangga, dan tanaman.

Jalur-jalur jurang dan goa-goa basah memotong menerobos barisan-barisan menara kapur.

Dua orang pendaki gunung terlihat menuruni sebuah dinding kapur di Taman Nasional Tsingy de Bemaraha di Madagscar bagian barat. Runcing, curam, dan rapuh, area yang dilindungi ini memiliki jalur-jalur yang ruwet dan hanya menarik sedikit penjelajah dan ilmuwan sehingga banyak dari bagian areanya yang belum diketahui.

Lemur yang sering meloncat ini sedang beristirahat di sebuah serpihan batu. Tidak banyak diketahui perilaku dari lemur ini, tapi evolusi telah membuat mereka memiliki tangan-tangan dan kaki-kaki dengan telapak yang tebal, untuk membantu mereka hidup di lingkungan yang bergerigi dan tajam.

Tanaman Pachypodium yang hidup di tanah kering ditemukan di puncak-puncaknya.

Sinar matahari menguasai di ketinggian puncak-puncak kapur ini, dimana curah hujan berlangsung dengan cepat. Di tempat-tempat yang lebih tinggi dan kering makhluk seperti capung sering terlihat di sini.

View dari atas dari formasi-formasi runcing ini menampakkan barisan-barisan menara gunung kapur dan jurang yang curam dan dalam menyerupai blok-blok di kota padat. Puncak-puncaknya kering dan gundul, sedangkan dasar jurangnya terlindung dari sinar matahari, menampung hujan dan tanah. Hewan-hewan yang berbeda hidup di ketinggian-ketinggian yang berbeda dalam habitat vertikal di ketinggian gunung batu. Hewan-hewan adaptasi gurun memilih berada di ketinggian sementara yang menyukai kelembaban lebih memilih mencari tempat-tempat sejuk.

Kebanyakan masyarakat lokal di sini mendatangi gunung-gunung kapur ini untuk mencari madu.


source: http://aneh-tapi-nyata.blogspot.com/2009/11/kota-batu-kapur-di-madagascar.html

No comments:

Post a Comment

::. Top 5 Popular Posts Mingguan .::

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...